URLtelah disalin. Foto: Khairul Ikhwan/detikcom. Medan - Empat orang pekerja terluka dalam kecelakaan kerja yang terjadi di proyek konstruksi di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Para korban segera
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 0RV3IfSJocLMEWDBCpiYsaKODv_0eJAJE-VwXW_dB_XLHExZdQMrdA==
Revijuga menceritakan bahwa secara keseluruhan, PT KIPI telah mengantongi beberapa perizinan, namun, untuk membangun pelabuhan masih diperlukan buat surat izin lagi. "Hasil identifikasi yang kami lakukan di lapangan pada prinsipnya masyarakat mendukung ada pembangunan KIPI," ungkapnya.. Namun, kata Revi sejauh ini masih ada beberapa masyarakat yang melalukan negosiasi lebih lanjut untuk
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 8P_wleck3eNxLcSdCWBoNmAP5a6YYq-3sEvaxlPwloKcN_khZZtkbg==
TentangKami. Semar Jaya Teknik. Construction Equipment. Jasa sewa-menyewa peralatan proyek dan kontraktor jawa dan bali Pelaksanaan proyek konstruksi kadang membutuhkan bermacam-macam peralatan baik alat berat maupun alat konstruksi biasa dan minor tool atau alat bantu. Beberapa jenis alat berat yang sering dipakai untuk berbagai macam proyek

Pembangunan MRT koridor Lebak Bulus - bundaran HI. Foto Fanny Kusumawardhani/kumparanPada November lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapati 10 proyek infrastruktur yang sedang dibangun belum memakai analaisis dampak lalu lintas Andalalin. Akibatnya, proyek pembangunan yang sedang berjalan menimbulkan dampak kemacetan dan merugikan warga. Setelah sebulan berselang, seluruh proyek itu akhirnya melengkapi syarat tersebut. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun menegaskan setelah ini seluruh proyek di Ibu Kota Indonesia harus dilengkapi Andalalin. "Sudah ditindaklanjuti dan dilengkapi andallalinnya. Ini jadi catatan bagi kita ke depan, bahwa setiap proyek yang menyangkut kegiatan di tempat yang akan mendapat dampak lalu lintas itu kita harus lengkapi dengan andalalin dulu," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 21/12.Sandi ingin pengadaan Andalalin untuk seluruh proyek infrastruktur di Jakarta dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif. Selain itu, proyek infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah pusat akan tetap berjalan. "Kita tidak akan menghentikan. Kita akan kerja sama dengan pemerintah pusat memastikan bahwa semua langkahnya koordinatif," proyek infrastruktur yang sebelumnya tidak mempunyai Andalalin, yaitu1. Pembangunan Fly Over Pancoran2. Pembangunan Fly Over Cipinang Lontar3. Pembangunan Fly Over Bintaro4. Pembangunan Underpass Mampang Kuningan5. Pembangunan Underpass Kartini6. Pembangunan Underpass Matraman7. Pembangunan LRT Cawang - Dukuh Atas8. Pembangunan 6 ruas tol dalam kota koridor sunter-pulo gebang9. Pembangunan Tol Depok - Antasari10 Pembangunan Tol BecakayuPembangunan Depo Mass Rapid Transit MRT Foto Fanny Kusumawardhani/kumparanSebelum infrastruktur dibangun, Andalalin harus dibuat terlebih dahulu. Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 75 Tahun 2015. Pasal 5 dalam Permen tersebut menjelaskan, Rencana pembangunan infrastruktur sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 5 ayat 1 huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, huruf g, dan huruf k, wajib dilakukan Analisis Dampak Lalu Lintas.

Kunjungankerja pertama dilakukan oleh Dewan Komisaris ke proyek pembangunan Maritime Tower yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Proyek pembangunan Maritime Tower yang berlokasi di Jakarta ini ditargetkan dapat selesai pada bulan Agustus 2021. Proyek yang dimiliki oleh PT Menara Maritim Indonesia ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp
KNO - Kuala Namu International Airport, Medan Phase 1 Soft Opening on July 25th, 2013 and Officially open on March 27th, 2014 by the President of the Republic of Indonesia This thread contains the journey of this airport from its inception back in 2006 when news about its construction and its development was scarce until its completion. For those who want to learn about its interesting journey, you are welcome to read on from this posting. Otherwise, please jump to - page 543 for the reports and discussions on the ferry flights from the old MES to KNO - page 565 for the reports and discussions on the 1st day of full soft opening operation at KNO - page 823 for the reports and discussions on the official ceremony of the grand opening of KNO Note I have updated all pictures of KNO as per Nov. 29 and 30th, 2013 on page 758 starting from posting no. 10150 Note 2 Most up-to-date pictures of KNO as per Dec. 24 are on page 769 starting from posting no. 10370 to 10372 With an estimated 9 days to go before the official soft opening of this new airport in Medan, here is the final specifications of this airport for the readers of this thread to refer to Land Size 1,365 Ha which makes it just slightly above 1o times the current airport in MES Terminal Size 118,930 sq. meter phase 1 Apron Size 200,000 sq. meter phase 1 Apron Capacity ; 33 widebodies Terminal Capacity million pax per annum phase 1 Runway 1 3,750 m x 60 m already A380 ready Runway 2 to be constructed in later phase Taxiway 3 taxiways - 3,750 m x 30 m - 2,000 m x 30 m - 2,000 m x 30 m All these pictures are reposts from pictures found in the pages of this thread. Credits and copyrights belong to the respective owners and posters in this thread. Finishing of the departure area of Kuala Namu International Airport Departure Area - Main Entrance Drop Off Area Departure Area - Inside Main Terminal Looking at one of the 4 check-in counter islands. Each island has at least 22 check-in counters on 2 sides giving the airport a total of at least 88 counters in the 1st phase of its operation. Immigration Area the main Departure Pier - Both Domestic and International traffics will share a common sterile area on a departure pier before immigration. This view is looking towards the smaller International section of the departure pier. Potential Layout of Each Floor Area at KNIA Rendering of the train station at KNIA Construction is on going now...latest pictures will be reposted soon Old Postings The location of Kuala Namu in relation to the current Polonia airport The master plan for this airport all in 3 phases The 1st phase master plan which is what the current project is based on Areal View of the new Kuala Namu airport Eyes-level view of the new airport I would need all your help to update this thread..... Let's see if Medan can get its new airport before the end of 2010. Some preliminary information on the new airport - Terminal is still being designed - Angkasa Pura 2 to be responsible in building the terminal side - Ministry of Transportation and Telecommunication to be responsible in building the air side - Earlier report stated that the terminal is designed to handle 10 million passenger per year in its 1st phase development. The entire project will take 3 phases and is expected to handle up to 50 million passengers per year once all phases are completed - To be the 2nd largest airport in Indonesia after CGK - will have 2 runways once the entire project is completed - To have a train connection directly from and to the terminal Here is the latest update from the local Medan newspaper, Analisa Daily, on the project - Pemprovsu akan Terus Awasi Tahapan Pembangunan Bandar Udara Kuala Namu Kacab PT Angkasa Pura II Pembangunan Tahap Awal Sudah Dimulai Medan, Analisa Pemprovsu akan terus mengawasi tahapan pembangunan Badara Kuala Namu yang telah dicanangkan Wakil Presiden beberapa waktu lalu. Saat ini pihak Angkasa Pura sebagai pengelola, untuk tahap awal sedang melakukan pengerasan jalan menunju bandara tersebut, pembuatan pagar beton serta membangun pos jaga dalam upaya mengawasi proyek dimaksud. “Dari kenyataan kita lihat memang pihak Angkasa Pura II sudah mulai bekerja. Untuk itu kita harapkan, secara bertahap proyek pembangunan ini dapat terus berjalan sesua dengan planning yang ditetapkan, sehingga target 2009 Bandara Kuala Namu sudah dapat kita operasikan akan terwujud,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Provsu RE Nainggolan ketika meninjau proses awal pembangunan Bandara Kuala Namu, Selasa 7/11 siang. RE Nainggolan didampingi Kacab Angkasa Pura II Medan Drs. Prido Frinaldo MM, Kaban Infokom Provsu Drs. Eddy Syofian MAP dan sejumlah wartawan unit Kantor Gubsu juga menyebutkan, proses pembangunan Bandara Kuala Namu ini menjadi perbincangan hangat di tingkat pusat. Pemerintah Pusat saat ini, sedang menyiapkan dana APBN dan berupaya menarik minat para investor untuk menanamkan modalnya dalam pembangunan Bandara ini. “Dalam waktu dekat ini saya akan rapat lagi di Jakarta khusus membicarakan pembangunan Bandara Kuala Namu. Jadi dukungan masyarakat dan wakil-wakil kita yang ada di DPR-RI sangat menentukan, sehingga apa yang kita impikan akan menjadi kenyataan,” ujar RE Nainggolan. Ketika ditanya tentang masih adanya lahan tanah masyarakat yang belum mendapat ganti rugi dengan tegas RE Nainggolan mengatakan, sebagaimana laporan yang ia terima dari Angkasa Pura II, semua lahan masyarakat yang terkena proyek pembangunan Bandara Kuala Namun sudah selesai. Pembebasan lahan tidak masalah lagi. Saat ini kita sedang memfokuskan bagaimana proyek pembangunan Bandara Kuala Namu ini dapat berjalan sesuai rencana, dengan mencari para investor untuk mendanai pembangunan mega proyek ini. “Saya optimis kalau pihak Angkasa Pura II serius menangani proyek ini, 2009 kita sudah terbang dari Bandara berkelas Internasional ini,” ungkapnya. PROSES Prido Frinaldo menjawab pertanyaan wartawan yang terkesan PT Angkasa Pura lamban dalam menangani pembangunan proyek ini mengatakan, sebenarnya dalam membanguan proyek raksasa seperti ini membutuhkan proses yang panjang dan perencanaan yang matang. Proses pembangunan sebenarnya bukan hanya terpaku kepada pembangunan fisik semata. Jadi tidak benar kalau Angkasapura belum melakukan pengerjaan dalam proses pembangunan Bandara Kuala Namu. Saat ini kita sedang menyiapkan desain terminal. Untuk sektor darat pengerjaan proyek ini sepenuhnya ditangani PT Angkasa Pura dan untuk sektor udara akan ditangani oleh Menteri Perhubungan. Dari pengamatan wartawan, di atas areal yang akan dijadikan Bandara baru tersebut masih ada ribuan pohon jagung dan tanaman lainnya, meskipun seharusnya lahan tersebut harus bebas dari garapan masyarakat guna menghindari timbulnya masalah. Menanggapi hal ini Prido Frinaldo mengatakan, sesuai kesepakatan yang dibuat antara masyarakat penggarap dengan PT Angkasa Pura, bahwa bila saatnya nanti lahan tersebut akan digunakan, maka masyarakat harus keluar dari areal tersebut. “Kita sudah buat kesepakatan untuk itu. Jadi bagi pihak kami tidak ada masalah,” Prido. di

Pasokanmesin dari GE Aviation ini membuat proyek KF-X/IF-X berjalan mulus meskipun pihak Indonesia masih mengalami keterlambatan pembayaran untuk pembiayaan proyek. Sebanyak 15 mesin dan enam prototipe diharapkan diproduksi ada tahun 2021. Mesin itu diharapkan sudah bisa menerbangkan KF-X pada 2022. Pengembangan seluruhnya selesai pada 2026.

MEDAN - Dari delapan proyek strategis yang ditawarkan North Sumatra Invest NSI sejak beberapa tahun lalu, hingga kini belum tetapi, menurut Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sumatra Utara Naslindo Sirait, beberapa di antaranya sedang dalam tahap penjajakan."Ada yang sudah solited, beberapa menunggu minat investor dan sebagian ready to offer," kata Naslindo kepada Bisnis, Minggu 14/11/2021.Delapan proyek yang ditawarkan NSI adalah sektor infrastruktur di Kawasan Industri Medan senilai Rp359 miliar, Light Rail Transit LRT Mebidang senilai Rp20,3 triliun, Kereta Api Pematangsiantar-Parapat senilai Rp12,1 triliun, Mixed Use Rental Apartment Rp1,1 triliun. Kemudian Kawasan Industri Kuala Tanjung senilai Rp28,8 triliun, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei senilai Rp134,1 triliun, Sport Center senilai Rp10 triliun dan sektor pariwisata Toba Caldera Resort senilai Rp1,6 tahun depan, Naslindo mengatakan bahwa Pemprov Sumatra Utara akan menetapkan Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Penanaman Modal RUPM dan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif Bagi Penanam Modal. Tujuannya tak lain untuk menarik investor sebanyak-banyaknya ke Sumatra Utara."Kedua, Pemprov Sumatra Utara akan melakukan promosi yang efektif. Dalam Bulan November 2021 akan diadakan KIM Expo dan NSI dengan melakukan business matching," kata Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo juga tak menampik bahwa saat ini belum ada satu pun investor yang sudah menanamkan modalnya dalam sederet proyek di atas."Beberapa calon investor telah pada tahap penjajakan lebih lanjut dengan pengelola proyek investasi, seperti di proyek KEK Sei Mangkei," katanya kepada Sumatra Invest atau NSI adalah tim kerja lintas lembaga di Sumatra Utara yang bertujuan untuk meningkatkan investasi melalui kegiatan promosi dan perdagangan. Keanggotaan NSI sendiri terdiri dari instansi di tingkat provinsi serta kabupaten dan Surat Keputusan Gubernur Sumatra Utara Nomor NSI diketuai oleh Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Pemprov Sumatra wakilnya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu DPMPPTSP dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Pemprov Sumatra tim ini berada di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, tahun ini, lanjut Soeko, tim NSI sudah melakukan berbagai upaya untuk menarik investor ke Sumatra Utara. Di antaranya dengan menggelar NSI Business Profile Challenge. Program ini mendorong semua kabupaten dan kota untuk menggali potensi investasi di daerah masing-masing agar memenuhi aspek Investment Project Ready to Offer IPRO.NSI juga secara aktif ikut serta dalam berbagai event promosi proyek investasi dan business matching serta one on one meeting antara pengelola proyek investasi dengan calon tahun depan, kata dia, NSI akan tetap melanjutkan strategi yang telah ada. Kemudian, mereka juga akan menyelenggarakan promosi investasi daerah yang langsung melibatkan calon investor existing dan potensial."Ke depan, selain melanjutkan implementasi strategi yang telah berjalan, mempertajam pelaksanaan, berkoordinasi dengan Bappeda dan DPMPPTSP," kata Soeko. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini investasi sumut TernyataOh Ternyata, Proyek-Proyek Tol Jokowi Ini Mandek! 1. Ternyata Oh Ternyata, Proyek-Proyek Tol Jokowi Ini Mandek! 2. Serpong - Balaraja Ditolak Warga 3. Tol Padang - Sicincin Melewati Tanah Adat 4. Dua Ruas Tol Medan Terkendala Pembebasan Lahan 5. Tol Yogya - Solo Tabrak Situs Lahan Harta Karun. 1 dari 5 Halaman.
PT Hutama Karya sedang membangun jalur kereta api Lintas Medan-Binjai sejak awal Mei 2022. Proyek ini ditargetkan rampung selama 900 hari atau pada 2024. Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra mengatakan, proyek ini akan mempercepat waktu tempuh orang dan barang antara Medan dan Binjai. Kereta api yang melintas antara Medan dan Binjai dinilai dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di kedua kota tersebut dan sekitarnya. "Kereta api sudah menjadi primadona untuk angkutan orang dan barang. Pembangunan jalur rel kereta api dibutuhkan sejalan dengan percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra JTTS," kata Novias dalam keterangan resmi, Selasa 24/5. Novias mengatakan, salah satu tantangan proyek ini adalah konstruksi lintasan dilakukan selama stasiun masih aktif. Strategi penyelesaian yang akan digunakan adalah intensifikasi koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia KAI selama masa konstruksi diperbolehkan. Novias berharap pembangunan lintasan ini dapat membangun konektivitas antar moda di Sumatra. Secara khusus, proyek ini dinilai dapat mengurai kemacetan dan meningkatkan arus wisatawan ke Sumatra Utara. Kementerian Perhubungan Kemenhub telah menjadikan proyek Pembangunan Jalan Kereta Api Layang Medan-Binjai dalam prioritas kegiatan Tahun Anggaran 2022. Adapun, panjang lintasan kereta api tersebut mencapai 6,8 kilometer Km. Berdasarkan paparan Kemenhub, proyek ini akan menyerap orang per hari dengan upah mencapai Rp 877,5 juta. Secara rinci, rel kereta baru yang akan dibangun ada di Aceh, KA Layang Medan-Binjai, jalur ganda Kiaracondong-Cicalengka, jalur ganda Bogor-Sukabumi, KA Layang Solo Balapan-Kadipiro, elektrifikasi KA Solo alapan- Solo Jebres, reaktivasi Semarang Tawang- Tanjung Mas, pembangunan jalur ganda Mojokerto-Sepanjang, dan pembangunan jalur KA Makassar-Parepare. Dari enam wilayah metropolitan yang disasar Kemenhub, DJKA mengelompokkannya menjadi tiga proyek, yakni jalan KA Layang Medan-Binjai, pembangunan jalur ganda Kiaracondong-Cicalengka, dan empat peningkatan kapasitas fasilitas di wilayah Jabodetabek. Untuk peningkatan kapasitas wilayah di Jabodetabek meliputi fasilitas Manggarai-Jatinegara, Jatinegara-Bogor, dan Manggarai-Jakarta Kota. Sementara itu, dua proyek lainnya adalah peningkatan kapasitas jalur Jabodetabek fase pertama dan proyek MRT tahap pertama. Adapun, pembangunan maupun peningkatan kapasitas rel kereta api dikategorikan sebagai belanja barang dengan anggaran senilai Rp 1,71 triliun. "Upaya percepatan penyerapan anggaran dilakukan dengan mempercepat pelaksanaan program dengan berkoordinasi dengan stakeholder," kata Direktur Jenderal KA Zulfikri. Menurut laporan Kementerian Perhubungan Kemenhub, jumlah stasiun kereta api yang melayani naik/turun penumpang di Jawa dan Sumatera sebanyak 629 unit pada 2020. Rinciannya, sebanyak 463 unit di Jawa dan 166 unit di Sumatera. Reporter Andi M. Arief
KamiAdalah Perusahaan Yang Bergerak Dalam Bidang Distributor Alat-Alat Kesehatan/Kedokteran Terkemuka Di Medan.Kami Menyediakan Alat Alat Seperti :- Tempat Tidur Pasien- Meja Operasi Dan Lampu Operasi- Incubator- Patient Monitor- Fetal Doppler- Ecg- Infus Pump- Syringe Pump- Electrosurgical Doctanz- Tensi Meter- Thermometer- Barang Habis Pakai
PASURUAN - Proyek pembangunan Jalan Wisata Ngadirejo - Tosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur untuk menunjang wisata Gunung Bromo terkendala. Medan jalan yang menanjak, menjadi penghambat proses pembangunan. Material pembangunan yang diangkut, tidak bisa sebanyak dengan pengerjaan di dataran rendah. Faktor itulah yang akhirnya membuat proses pembangunan jalan wisata itu, sedikit terhambat. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka membenarkan hal itu. Namun, ia memastikan proyek pembangunan tetap berjalan. "Pengerjaan jalan wisata Gunung Bromo itu, masih proses pengerasan bahu jalan. Proses tersebut membutuhkan banyak waktu," kata dia kepada Dia menjelaskan, untuk pengerasan, dibutuhkan banyak material bebatuan yang harus diangkut ke lokasi. Sementara, akses menuju jalur pegunungan jalur juga menanjak. “Pengerjaan jalan wisata Gunung Bromo itu, baru terselesaikan sekitar 35 persen. Waktu untuk pengerjaannya masih panjang, karena targetnya, November terselesaikan," jelasnya kepada Pembangunan jalan Ngadirejo-Tosari direalisasikan untuk menunjang sektor wisata menuju Gunung Bromo. Pembangunan tersebut merupakan lanjutan dari tahun 2019, yang menghabiskan Rp 21 miliar. Pembangunan jalan Ngadirejo-Tosari tahun ini, dialokasikan hingga Rp 15 miliar. Dana tersebut bersumber dari Program Hibah Jalan Daerah PJHD. Selain itu, nantinya bukan hanya jalan yang akan direalisasikan. Sarana penunjang, seperti rambu juga akan direalisasikan. Artikel ini telah tayang di dengan judul Proyek Pembangunan Jalan Wisata Menuju Bromo Terkendala Medan, Proyekstrategis yang dimaksud adalah pertama, subsidi angkutan perkotaan atau Buy The Servicedi 5 kota, yaitu Kota Palembang, Solo, Yogyakarta, Medan, dan Denpasar. Kedua, Revitalisasi Terminal Tipe A di 15 lokasi, antara lain Terminal Harjamukti Cirebon, dan Terminal Tirtonadi Surakarta. Pembangunan di Medan, Binjai, dan Deli Serdang terintegrasi Gubernur Edy Rahmayadi saat mengikuti Rapat Terbatas Ratas Gubernur, kepala lembaga atau instansi negara dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Jokowi secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa 1/9/2020. Medan, IDN Times – Gubernur Sumatera Utara Sumut, Edy Rahmayadi menggelar rapat persiapan perencanaan pembangunan sejumlah proyek strategis di Kota Medan, sebagai ibu kota provinsi, serta yang terintegrasi di tersebut merupakan tindak lanjut rencana sebelumnya, sebagai proses singkronisasi antarkepala daerah.“Kita gelar rapat melanjutkan perencanaan pembangunan ibu kota, yang titik nolnya adalah Lapangan Merdeka Medan. Sempat terputus waktu direncanakan di akhir 2018. Tidak bisa dilaksanakan karena belum singkronnya diskusi penyelesaiannya, apa mau dijadikan apa’,” ujar Gubernur Edy Ramayadi, usai menggelar rapat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Senin 20/9/2021.Turut hadir diantaranya, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan Wali Kota Binjai diwakili Sekda Irwansyah Nasution, serta para pejabat terkait dari masing-masing daerah. Turut mendampingi Gubernur, Asisten Administrasi Umum Hasmirizal Lubis, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Bambang Pardede, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Irman Oemar dan Lapangan Merdeka dikosongkan khusus untuk masyarakat dan direncanakan parkir bawah tanah Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar menjawab pertanyaan wartawan, di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan Istimewa/IDN TimesDengan pertemuan tersebut, lanjut Gubernur, singkronisasi antara Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deli Serdang dapat tercapai guna menindaklanjuti rencana pembangunan yang untuk peleksanaannya diharapkan dapat dimulai awal 2022 mendatang. Karena itu persiapannya dilakukan secepat mungkin. Mengingat rencana strategis ini sudah disampaikan sejak awal kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di 2018 lalu.“Pertama, kita harapkan Lapangan Merdeka itu direncanakan kosong, khusus untuk tujuan kegiatan masyarakat. Direncanakan lagi oleh wali kota untuk ada tempat parkir bawah tanah, ada dua tingkat. Itu kita dukung. Kedua menjadikan kawasan Kesawan sebagai tempat wisata heritage, rumah-rumah peninggalan lama,” jelas Kawasan sungai yang menghubungkan Medan dan Deli Serdang akan direvitalisasiIlustrasi aliran sungai. ANTARA FOTO/Wahdi SeptiawanEdy mengatakan bahwa, tindak lanjut soal keberadaan sungai yang terhubung dari Deli Serdang ke pembahasannya harus mengikutsertakan daerah yang dilewati aliran sungai agar kawasan sungai dapat direvitalisasi. Termasuk daerah aliran sungai DAS, dimana ada pembagian tugas antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat.“Ketiga, adalah soal pengelolaan sampah tempat pembuangan akhir/TPA, untuk dipelajari secara teknis. Dan juga Sport Centre, Rumah Sakit, yang akan dimulai di 2022. Khusus Sport Centre, tanggal 1 Oktober 2021 sudah harus dikerjakan. Ada areal olahraga, areal bisnis, pariwisata, hotel, taman terbuka dan lainnya,” lanjut Edy Percepatan pembangunan Sport Center untuk PON 2024 Market plan Sport Center Sumut IDN Times/Doni HermawanAdapun untuk anggarannya, menurut Edy akan dilakukan kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha KPBU, yakni APBD, APBN dan khusus Sport Centre, ditargetkan dapat digunakan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional PON XXI 2024, dimana Sumut menjadi tuan rumah bersama Provinsi Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan menyambut baik rencana tersebut. Sehingga kawasan Ibu kota bersama daerah sekitarnya, dapat dibangun dengan sistem yang soal penanganan sampah dan kemacetan lalu lintas, karena arus komuter yang cukup tinggi, terutama antara ketiga daerah Program pembangunan ditargetkan tahun 2022Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Wali kota Medan Aulia Rahman bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat keliling di Kitchen Of Asia Dok. UmraySenada dengan rencana tersebut, Bobby menegaskan dirinya meminta agar program pembangunan di 2022 dapat dilakukan sesegera itu, pihaknya meminta agar proses tender proyek fisik dilakukan di tahun sebelumnya. “Saya sudah sampaikan di rapat internal Pemko Medan, harus cepat pembangunan. Agar realisasi anggaran itu bisa terlaksana dengan cepat,” kata Bobby akan lakukan pemanfaatan Lapangan Merdeka jadi cagar budaya sejalan diharapkan EdyPotret Lapangan Merdeka Medan pada 1880 dan 2020 Dok. Gedung Arsip Pemko Medan, IDN Times/Indah Permata SariSebelumnya, Bobby mengatakan bahwa pemanfaatan Lapangan Merdeka menjadi cagar budaya dan ruang terbuka hijau RTH masuk dalam aspek yang dibutuhkan pemanfaatan Lapangan Merdeka yang akan menjadi cagar budaya dan ruang terbuka hijau RTH menjadi salah satu itu sejalan dengan apa yang diharapkan Gubernur Sumut beberapa tahun lalu. Berita Terkini Lainnya dID3.
  • lfzo816rqb.pages.dev/169
  • lfzo816rqb.pages.dev/305
  • lfzo816rqb.pages.dev/404
  • lfzo816rqb.pages.dev/381
  • lfzo816rqb.pages.dev/111
  • lfzo816rqb.pages.dev/174
  • lfzo816rqb.pages.dev/92
  • lfzo816rqb.pages.dev/32
  • proyek yang sedang berjalan di medan